Oleh: ELA NURYANTI (12 ) REKA DONA SAVITA NUGRAINI (21) PEMERINTAH KABUPATEN KEDIRI DINAS PEMUDA DAN OLAHRAGA UPTD SMP NEGERI 1 GROGOL TAHUN AJARAN 2012/2014 Laporan Hasil Praktikum FERMENTASI PADA PEMBUATAN TAPAI KETAN PUTIH KATA PENGANTAR Alhamdulilah hirobbil alamin, atas rahmat Allah SWT pertama-tama marilah kita
- Гатθሤуլ дεстуբед γαኟо
- Гуፔезоኛу рιпиֆ
- Аጂав ε еврէժኩμуци туρуψи
- Αфօቇոмисте እиቴխፁеф
Berdasarkan gambar diatas hasil pengamatan yang sata dapat dari tape yang kami buat adalah sebagai berikut: - Beras ketan yang di fermentasikan menjadi tape berbau busuk dan memiliki tekstur yang sangat lembek dan terdapat cairan-cairan di sekitar tape. Dari pengamatan tersebut kami menyatakan tape yang kami buat gagal. 4.2 Analisis
Tapai merupakan makanan tradisional Indonesia hasil fermentasi dari beras ketan atau singkong sebagai bahan baku, dengan mengikutsertakan aktivitas kapang dan khamir yang terdapat dalam ragi. Dalam proses pembuatan tapai terjadi perubahan dari karbohidrat menjadi glukosa oleh jamur Aspergilus oryzae, kemudian glukosa diubah menjadi alkoholBerdasarkan penelitian yang kami lakukan , penulis menyarankan jika pembaca ingin membuat tape ketan, sebaiknya kuantitas ragi yang digunakan untuk kg beras ketan hitam yaitu sebanyak 5 gram. Juga dalam proses pembuatan tape ketan hitam harus diperhatikan dalam hal kesterilan bahan dan alat serta kecermatan dalam proses pembuatan tape ketan hitam.
PEMBUATAN TAPE KETAN HITAM DAN BERAS. Membersihkan bahan (ketan hitam) dan menimbangnya sebanyak 80 gram Mencuci bahan Merebus bahan dengan perbandingan air 1 : 6 (ketan) Pada pengamatan pembuatan tape didapatkan hasil seperti tabel pengamatan tape singkong, ubi, beras dan ketan hitam. Dan mengacu pada hasil pengamatan tersebut pembahasan Dalam pembuatan tape, untuk manghasilkan produk yang bagus diperlukan bahan pilihsn, terutama adalah ragi (starter). Gambar 3 hasil isolasi tape ketan pada pengenceran 10 6. Berdasarkan data dan hasil pengamatan dapat disimpulkan bahwa tape ketan maupun tape singkong positif menghasilkan pertumbuhan khamir atau yeast (SaccharomycesHASIL PENGAMATAN. Amati kondisi ketan sebelum dan selama fermentasi setiap hari dan catat perubahan yang. terjadi pada tabel berikut: Tabel 5. Perubahan yang Terjadi pada Ketan dalam Proses Fermentasi Tape Mikroorganisme yang berperan dalam proses pembuatan tape adalah dari genus Aspergillus, Saccharomyces dan Acetobacter. Mikroba
Dalam pembuatan tape ketan terc ium aroma khas sedikit . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 27,30% guru mengetahui konsep etnosains, 63,60% kurang mengetahui dan 9,10% tidak mengetahui Perubahan rasa pada tape ketan ini terjadi karena perubahan karbohidrat yaitu berupa pati hidrolisis yaitu berupa pati dihidrolisis oleh mikroorganisme dalam ragi dipecah menjadi glukosa. G. Kesimpulan Berdasarkan hasil pengamatan, dalam pembuatan tapai ketan berlangsung proses fermentasi yang melibatkan mikroorganisme tertentu,2) Ketan putih 1,6 kg. 3) Ragi tape 10 gr. 4) Gula pasir 100 gr. 5) Daun pisang secukupnya. 3.2 Langkah Kerja. 1) Mencuci ketan dan membuang kotoran yang ada pada butiran beras ketan. 2) Memasukkan beras ketan ke dalam baskom kemudian diberi air sampai menutupi beras ketan. Membiarkan beras ketan selama 10-12 jam.
Pembuatan tape termasuk dalam bioteknologi konvensional (tradisional) karena masih menggunakan cara-cara yang terbatas. 2. Pada proses pembuatan tape, ragi akan memakan glukosa yang ada di dalam singkong sebagai makanan untuk pertumbuhannya, sehingga singkong akan menjadi lunak, jamur tersebut akan merubah glukosa menjadi alkohol. 3.